Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah Sayid Ali Sistani, Marji Syiah Irak, mengeluarkan fatwa "jihad kifai". Al alam mengutip laporan televisi Irak menyebutkan, Marji' Syiah Irak menyeru masyarakat serta pasukan militer dan keamanan untuk menjaga negara, tempat-tempat suci dan melawan para teroris dengan berani.
Syeikh Abdul Mahdi Karbalai, perwakilan Ayatullah Sistani, Marji' tinggi Syiah Irak, dalam khutbah shalat Jumatnya di makam Imam Husein as di kota Karbala menyatakan, "Setiap orang yang bisa mengangkat senjata dan mampu menghadapi teroris, diharapkan menjadi relawan untuk menghadapi para teroris, karena membela Irak adalah tugas nasional."
Seraya menekankan bahwa marji' Syiah mendukung upaya militer dan pasukan keamanan Irak dalam menghadapi kelompok teroris, Syeikh Karbalai mengatakan, "Semua harus terjun ke lapangan untuk membela Irak."
Ditambahkannya, "Irak menghadapi kondisi yang sangat berbahaya, kita harus sadar bahwa mempertahankan Irak adalah tugas nasional dan agama karena negara dan rakyat Irak sedang menghadapi tantangan dan bahaya besar... dengan sabar, perjuangan dan keberanian, semua harus berani mengangkat senjata dan menghadapi para teroris."
Ayatullah Sistani turut meminta rakyat negara itu untuk menghindari langkah-langkah berorientasi kesukuan atau etnis.
Mengutip situs berita Irak, Al Sumaria News, ISNA (15/6) melaporkan, Ayatullah Sistani, Marji Agung Syiah Irak mengatakan, "Aksi-aksi bersenjata di luar kerangka undang-undang harus dihindari."
Ayatullah Sistani juga meminta instansi-instansi resmi pemerintah Irak untuk tidak membiarkan aksi-aksi bersenjata di luar kerangka undang-undang terjadi.
Marji Syiah Irak itu meminta rakyat untuk menghindari langkah-langkah berorientasi kesukuan yang bisa merusak persatuan nasional.
"Dalam situasi yang serba sensitif seperti sekarang ini, warga Irak harus memiliki kesabaran ekstra dan harus berperilaku sedemikian rupa sehingga ikatan kasih sayang di antara semua lapisan masyarakat dapat diperkuat," ujarnya.
Sumber-sumber di Irak juga mengumumkan bahwa Syeikh Ahmed Al Safi, Wakil Ayatullah Sistani memasuki kota Samarra untuk menambah semangat militer Irak.
Sementara itu, ratusan warga beberapa provinsi Irak menyambut seruan Ayatullah Sistani untuk memerangi terorisme dan berbondong-bondong menyerbu tempat-tempat pendaftaran sukarelawan rakyat untuk berperang dengan teroris.
Anasir-anasir Kelompok teroris Daulah Islamiyah fi Iraq wa Syam (DIIS) dalam beberapa hari terakhir dengan kerjasama beberapa oknum Baats dan pejabat intelijen militer Saddam Hussein, diktator Irak, menyerang sejumlah kota di Irak termasuk Mosul. [IRIB]